5 Hal Tentang Rumah Adat Suku Minangkabau yang Harus Anda Tahu

arsitekterbaik.com – Berbicara tentang rumah Gadang, pastinya terpikir di benak banyak orang adalah Suku Minangkabau. Rumah adat suku Minangkabau memang telah terkenal hingga ke seluruh Indonesia, bahkan hingga dunia. Terdapat keunikan tersendiri dari segi bentuk bangunan hingga komponennya. Setiap bagian dari hunian adat ini memiliki filosofi atau makna tersendiri bagi Suku Minang.

5 Hal Tentang Rumah Adat Suku Minangkabau yang Harus Anda Tahu
5 Hal Tentang Rumah Adat Suku Minangkabau yang Harus Anda Tahu

Jika ingin mengenal lebih dalam tentang rumah Gadang, maka Anda harus tahu tentang beberapa hal menarik pada bangunan tersebut Setidaknya informasi akan dijelaskan di bawah dapat memberikan sedikit pengetahuan untuk Anda. Apa saja fakta harus Anda ketahui?

Perihal Jumlah Kamar di Dalamnya

Pada bangunan ini, jumlah kamar ditentukan dari banyaknya perempuan tinggal di dalamnya. Biasanya para perempuan tersebut akan dikumpulkan di satu ruangan khusus sebagai kamar bagi mereka beristirahat. Kecuali bagi perempuan baru menikah, maka akan diberikan ruang khusus agar tidak menjadi fitnah.

Selain itu, ada juga kamar khusus diperuntukkan bagi orang tua berusia lanjut. Sementara itu kebanyakan laki-laki Minang akan mengambil tempat di luar kamar untuk beristirahat, atau sebagian besar dari mereka ada juga pergi ke rantauan.

Kokohnya Tiang Penyangga Atap

Gadang bisa saja berumur sangat tua hingga puluhan tahun lamanya, hal itu dikarenakan tiang penyangganya menggunakan pohon Juha yang direndam selama bertahun-tahun. Tentunya menggunakan bahan tertentu supaya tetap kuat dan kokoh. Bahkan bagian bawah rumah sendiri tidak menapak pada tanah, melainkan dilapisi dengan batu bernama batu sandi.

Batu sandi dapat dikatakan menjaga hunian dari adanya ancaman gempa, sehingga ketika peristiwa tersebut terjadi maka bangunannya takkan roboh. Ia hanya akan bergerak mengikuti getaran gelombang karena sifatnya sangat lentur.

Banyaknya Ukiran Pada Bagian Dinding

Selain dua hal di atas, beberapa hal menarik dari rumah Gadang lainnya ialah setiap bagian dinding terdapat ukiran yang cukup unik. Kerap kali ukiran tersebut juga diberi warna cukup mencolok, sehingga menambah takjub siapapun. Tapi bukan hanya sebagai hiasan saja, pasalnya ukiran tersebut juga memiliki makna tersendiri bagi para Suku Minang ini.

Penggunaan Pasak Kayu Sebagai Penyambung

Jika kebanyakan hunian menggunakan paku sebagai penyambung bagian satu sama lain, maka pada rumah Gadang tidak demikian. Bangunan ini memakai pasak sebagai pengikat tiap bagiannya. Sehingga inilah membuatnya tidak roboh dan terkesan lentur saat terguncang oleh gempa.

Menariknya Bentuk Atap

Nah, seringkali paling banyak mendapat perhatian dari hunian ini ialah bentuk atap melengkung, hampir setengah lingkaran dan bisa dibilang menyerupai tanduk kerbau. Bahan yang digunakan pada atap ini pun berasal dari daun Rumbio alias nipah. Lengkungan pada atap disebut dengan gonjong serta bisa dibilang sebagai lambang kemenangan bagi Suku Minang saat terjadinya lomba adu kerbau pada Pulau Jawa kala itu.

Baca Juga : Beberapa Model Rumah Minimalis 2 Lantai yang Harus Anda Ketahui

Sekian penjelasan mengenai rumah adat suku Minangkabau yang membuat siapapun akan berdecak kagum ketika memandangi bangunannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *