Melakukan Perhitungan Pembiayaan Pembangunan Rumah

arsitekterbaik.com – Dalam sebuah perencanaan pembangunan hunian atau rumah, memang membutuhkan sebuah perhitungan secara matang. Hal ini semakin penting jika anda memiliki rencana membangunnya secara mandiri. Sebab sesuai dengan konteksnya, pembangunan rumah untuk hunian memerlukan sebuah metode perhitungan dari tiap meternya.

Denah Rumah 4 Kamar Ideal dan Cantik Bikin Makin Betah Tuk Dihuni
Denah Rumah 4 Kamar Ideal dan Cantik Bikin Makin Betah Tuk Dihuni

Langkah-langkah ini perlu dilakukan untuk menyesuaikan jumlah anggaran yang harus disiapkan. Maka dari itu, dengan menggunakan metode perhitungan kita dapat mengetahui berapa kira-kira jumlah biaya yang harus disiapkan terkait perencanaan pembangunan tersebut. Lantas bagaimana cara menghitung biaya bangun rumah per meter? Berikut informasi detailnya!

Menghitung Pembiayaan Pembangunan Rumah 

Perlu anda ketahui bahwa, penggunaan metode perhitungan ini kemungkinan juga akan memberikan sebuah hasil yang berbeda. Mengingat biaya yang tercantum akan bergantung pada sebuah tipe rumah, maupun harga bahan yang akan dibutuhkan. Karena itu tidak ada menjamin untuk harga keduanya akan selalu sama di setiap wilayah maupun tempat yang berbeda.

Selain itu, biaya transportasi, upah tukang, dan beberapa biaya lainnya juga belum tentu sama. Namun tidak ada salahnya jika anda melakukan metode perhitungan menggunakan cara tersebut. Karena setidaknya rata-rata anggaran yang harus disiapkan untuk proses pembangunan dapat terlihat melalui dengan hasilnya.

Namun sebelum membahas mengenai permasalahan utama, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu sebelum masuk ke proses perhitungan. Dimana hal-hal ini harus sudah ada sebelum proses perhitungan biaya yang akan digunakan. Karena proses tersebut tidak akan bisa dihitung jika belum melengkapi beberapa persyaratan di bawah ini.

  1. Denah atau gambar rumah sudah harus benar-benar siap.
  2. Perhitungan luas bangunan sudah sesuai dengan rencana pada gambar atau denah.
  3. Mencari referensi biaya tiap meter, sesuai dengan yang anda diperlukan.
  4. Proses penyusunan RAB.
Baca Juga:   Berbagai Inspirasi Denah Rumah 3 Kamar Untuk Dijadikan Referensi

Perlu diingat kembali bahwa biaya pembangunan hunian per meter juga tergantung dari tiap-tiap wilayah. Nah jika keempat persyaratan tersebut telah dipenuhi, maka langkah perhitungan untuk mengetahui rincian biaya pembangunan sudah dapat dilakukan. 

Rincian Penghitungan Biaya Pembangunan Hunian Tiap Meter

1. Menghitung Biaya Untuk Pembayaran Tenaga Kerja Atau Tukang

Dalam sistem pembiayaan tukang pada umumnya ada 3 sistem. Mulai dari sistem harian, borongan penuh, dan borongan jasa. Dari setiap penghitungan tersebut juga memiliki sistem perhitungan yang berbeda-beda.  Untuk sistem harian, tenaga kerja pada umumnya dibayar dengan jumlah 100-150 ribu per harinya. Sedangkan untuk borongan jasa umumnya sekitar 600-800 per meter persegi.

Beda pula dengan sistem borongan penuh, karena untuk pembayaran tukang dengan sistem ini paling tidak sekitar 3 sampai dengan 5 juta rupiah per meter persegi. Namun perlu anda ketahui bahwa untuk borongan jasa, yang dibayarkan hanya jasanya saja. Material bahan disediakan sendiri oleh si pembangun.

2. Luas Tanah Dan Bangunan

Semisal jika anda ingin membangun sebuah rumah dengan ukuran 21/60 pada lahan berukuran 60 persegi. Dan semisal harga tanah di jkt Rp. 120.000.000 / . maka biaya yang anda butuhkan untuk pembelian tanah adalah Rp. 2.000.000 x 60, maka jumlahnya adalah 120.000.000.  biaya tersebut masih mencakup persiapan lahan yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan saja.

Sedangkan perhitungan biaya selanjutnya digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan pembangunan seperti bahan material, semen, batu, bata, keramik, genteng dan seterusnya. Kebutuhan ini harus dikoordinasikan dengan kepala proyek. Agar tau bahan apa saja yang dibutuhkan untuk proses pembangunan tersebut.  misalkan sistem kerja yang dipakai adalah borongan penuh.

Dan biaya yang dibutuhkan sekitar 3 juta tiap meter perseginya. Maka 21 x 3.000.000 akan keluar jumlah sekitar Rp. 63.000.000. Kemudian jumlahkan dengan harga tanah sebelumnya, maka akan ketemu hasilnya sekitar Rp. 182.000.000.

3. Biaya Lainnya

Dalam proses pembangunan memang tidak akan selalu lancar, sehingga diperlukan sebuah biaya cadangan. Hal ini digunakan semisal ada beberapa perubahan pada ornamen atau hal sejenisnya. Nah untuk biaya cadangan sendiri sebenarnya cukup anda persiapkan sekitar 10 % dari keseluruhan total anggaran pembangunan.

Baca Juga : Pullman Ciawi Vimala Hills Resort

Itulah biaya bangun rumah per meter sampai dengan rumus dan cara-caranya. Anda bisa menggunakan cara tersebut untuk mengetahui optimasi biaya serta kebutuhan bahan yang harus disiapkan nya.

Baca Juga:   Mengulik Tentang Kelebihan Dari Rumah Minimalis 1 Lantai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *