Mengenal Sedikit Tentang Gambar Rumah Adat Jawa yang Perlu Anda Pahami

arsitekterbaik.com – Sebagai suku yang mendiami salah satu kepulauan terbesar di Indonesia, suku Jawa juga mempunyai beraneka ragam budaya, makanan khas sampai hunian tradisional di mana menjadikan mereka semakin terkenal. Jika Anda mencari tentang gambar rumah adat Jawa, maka akan ada banyak hasil pencarian muncul di internet.

Suku tersebut cukup terkenal dengan segala tata krama yang mereka miliki. Segala kelembutan dan juga kesopanan dalam diri mereka menjadi nilai plus di mata dunia. Jika melihat tata letak dari tempat tinggal adat Jawa, maka bisa disimpulkan bahwa ada kemiripan satu sama lain. Meski pada bentuk atapnya justru disesuaikan dengan status sosial dan juga ekonomi pemiliknya.

Klasifikasi Bentuk Atap Rumah Tradisional

Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwasanya bentuk atap diklasifikasikan berdasar pada status sosial serta ekonomi sang pemilik mulai dari tingkatan terendah hingga tertinggi. Berikut akan sedikit dijelaskan tentang bentuk atap tersebut agar Anda bisa lebih memahaminya.

  • Atap Rumah Kampung

Seperti namanya, untuk bentuk satu ini diklasifikasikan bagi rakyat biasa di mana bentuknya memang paling sederhana. Dulunya, bahkan mungkin sampai sekarang, yang menempati tempat tinggal ini biasanya orang-orang dari golongan petani, pekerja pasar, peternak dan sebagainya.

Bagian dalamnya pun bisa dibilang sangat sederhana, hanya ada ruang tidur, kamar mandi, dapur dan ruang tamu juga teras. Keunikan dari huniannya ada pada struktur tiangnya yang diharuskan berkelipatan 4 dan jumlah minimum tiangnya ada 8.

  • Atap Rumah Limasan

Biasanya dipakai atau ditujukan bagi hunian tradisional Jawa dengan status sosial pemiliknya sedikit lebih tinggi. Diberi nama limasan memang disesuaikan dengan bentuknya yang serupa limas, adapun untuk bagian sisinya sangat mirip seperti yang ada di Sumatera Selatan.

Hunian ini mempunyai sejumlah keunikan, salah satunya adalah bangunannya tidak perlu dicat atau ditembok sama sekali, melainkan hanya menggunakan batu bata merah saja.

  • Atap Rumah Joglo

Joglo merupakan bentuk paling rumit serta biasanya ditujukan bagi keluarga pemilik status sosial jauh lebih tinggi seperti keraton, bangunan resmi, tempat tinggal bangsawan Jawa dan sebagainya. Namun, pada era modern sekarang justru siapa saja bisa membangun hunian dengan atap joglo, asalkan mempunyai biaya cukup untuk melakukannya.

Adapun bagian pada rumah ini terbagi menjadi 2, yakni bagian induk dan bagian tambahannya. Di mana untuk induk ada ruangan seperti sringgitan, emperan, pendopo, senthong engen, senthong kiwa hingga senthong tengah. Untuk ruang tambahannya biasa juga dinamakan dengan gandhok.

Baca Juga : 7 Tips Membuat Taman Depan Rumah Sederhana

Itulah sedikit penjelasan tentang hunian tradisional dari Jawa yang bisa disampaikan untuk kali ini. Jika penasaran dengan bentuknya, Anda bisa mencari gambar rumah adat Jawa dengan mudah melalui 1 kali pencarian saja. Setiap hunian tradisional mempunyai ciri khasnya masing-masing pada setiap suku, sehingga ini menjadikannya unik dan semakin menarik keingintahuan para masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *